Menu

Review Aladdin, Bukan Sekadar Kisah Cinta Princess Jasmine dan Aladdin

13 November 2019 - Aladdin
Review Aladdin, Bukan Sekadar Kisah Cinta Princess Jasmine dan Aladdin

Sesudah beredar sejak tahun 2018 lalu, film klasik Disney, Aladdin, akhirnya tayang di Indonesia. Film Aladdin yang disutradarai oleh Guy Ritchie ini berhasil memberi nuansa nostalgia di kisah petualangan si pencuri yang sama tapi dengan konsep berbeda.

 

Aladdin

Sudah menonton filmnya? Jika belum, simak yuk review-nya berikut ini.

Bagi anda yang pernah menonton film versi animasinya di tahun 1992, pasti sudah hafal dengan jalan cerita dari film Aladdin . Film ini berkisah tentang seorang pencuri jalanan bernama Aladdin (Mena Massoud) yang jatuh cinta kepada Putri Raja Negeri Agrabah, Jasmine (Naomi Scott).

Sejak melihatnya pada pandangan pertama, Aladdin telah jatuh hati. Ia pun rela melakukan apa saja untuk menarik perhatian Jasmine. Termasuk menerima tawaran Jafar (Marwan Kenzari), penasihat Kerajaan Agrabah, untuk mengambil lampu ajaib di sebuah gua.

Aladdin berhasil memperoleh lampu ajaib itu. Tapi, karena kelicikan Jafar, justru dia memperoleh keberuntungan dari Genie (Will Smith) penghuni lampu ajaib itu. Hidup Aladdin berubah di dalam satu malam, dan dia pun siap menaklukkan sang pujaan hati.

Side Kick Love Story Aladdin yang Tidak Kalah Bikin Baper

Beda dengan film animasinya, Aladdin versi live action ini memiliki banyak cerita pendukung (side kick story) yang tidak terduga. Salah satu yang membuat saya terkesan ialah side kick story dari tokoh Genie.

Di akhir film, Aladdin meminta satu permintaan yang membuat Genie terkejut, yaitu membebaskan Genie dari kutukan lampu ajaib. Genie pun bebas dan dia berubah menjadi manusia. Tak disangka, Genie langsung jatuh cinta dengan Dalia (Nasim Pedrad), pembantu Princess Jasmine. Dia dan Dalia akhirnya berkelana ke penjuru dunia memakai kapal bersama dengan anak-anak mereka.

Jujur, saat ditayangkan scene ini, saya terkejut serta sependengaran kami selama menonton, saat Genie memperkenalkan istri serta anak-anaknya, terdengar dengungan “ooh” dari semua penonton di bioskop. Ini artinya, banyak juga yang tak menyangka jika di dalam cerita besar antara Aladdin serta Jasmine, terselip side kick story yang tidak kalah buat baper dan bahagia.

Para Pemain Aladdin yang Multi Talenta

Saat menonton film ini, seolah kita tidak diberi kesempatan untuk tidak terpukau. Salah satu hal yang membuat saya kagum ialah pemilihan para pemain yang pas dan multi talenta. Setiap pemain dapat menari dan menyanyi layaknya broadway.

Banyak yang tak menyangka jika saat adegan menyanyi, para pemain memakai suara asli mereka. Nyatanya, semua pemain memang menyanyikan lagu yang diperlukan di setiap scene. Mungkin karena alasan inilah kenapa proses casting film ini memakan waktu yang cukup lama, yakni pada 2017 sampai 2018. Alasannya? Mereka mencari sosok yang pas, yang juga dapat menari dan menyanyi.

Lagu Baru yang Inspiratif dan Bermakna Mendalam

Well, bukan cuma dari segi akting dan tokoh yang membuat kita terpukau. Disney seolah ingin membuat penontonnya dimanjakan dengan berbagai aspek yang ada di film ini. Salah satunya dengan menghadirkan beberapa soundtrack baru, salah satunya berjudul Speechless yang dibawakan oleh Naomi Scott.

Ketiga soundtrack tersebut tidak hanya melengkapi jalan cerita, tapi juga mempunyai lirik yang mendalam. Misalnya dalam lagu Speechless. Lagu ini menceritakan jika sebagai perempuan kita juga punya hak untuk mengeluarkan pendapat dan jangan diam saja jika ada sesuatu yang tidak beres di sekitar kita. Film ini mengajak para perempuan untuk berani bicara dan tidak takut untuk menjalani apapun yang kita anggap benar dan baik. Inspiratif banget ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *